Kekurangan Investasi Kavling Tanah dan Solusinya

Kekurangan Investasi Kavling Tanah – Mungkin kita semua sudah tahu bahkan kavling tanah merupakan salah satu objek investasi yang direkomendasikan, bahkan paling direkomendasikan diantara lainnya. Tentu hal tersebut beralasan mengingat kavling tanah memberikan cukup banyak kelebihan, salah satunya ialah harganya yang dari hari ke hari selalu naik. Bahkan bisa naik berlipat-lipat dibandingkan dengan harga belinya. Wow, luar biasa. Jarang ada objek investasi yang memberikan keuntungan seperti itu.

Tidak mengherankan jika banyak orang pun berbondong-bondong menginvestasikan harta bendanya ke lahan kavling ini. Begitu juga dengan juragan tanah atau developer yang semakin menjamur menawarkan produk tanah mereka.

Namun, terkadang tidak banyak yang sadar dibalik kelebihan kavling tanah yang banyak tersebut, ada beberapa kekurangan investasi kavling tanah.

Kekurangan Investasi Kavling Tanah

Apa saja sih kekurangan investasi kavling tanah itu? Nah, untuk lebih jelasnya bisa anda simak ulasannya sebagai berikut.

1.    Harga Kavling Masih Cukup Tinggi

Jika berbicara mengenai harga, tentu ini bisa sangat subjektif tergantung siapa yang menerimanya. Ada yang menganggap bahwa harga kavling tanah 60 juta itu murah, namun ada juga yang mesih menganggap  mahal, khususnya dari kalangan menengah ke bawah.

Sebenarnya harga kavling tanah yang tinggi ini cukup beralasan mengingat kelebihan yang ditawarkan sebagai objek investasi. Hanya saja, tidak semua orang mampu untuk bisa investasi tanah. Berbeda dengan objek investasi lainnya, misalnya emas yang investasinya mulai dari 4 jutaan sudah bisa investasi.

Solusinya:

Untuk menyikapi harga kavling tanah yang masih cukup tinggi ini, bisa dilakukan dengan cara menabung sedikit demi sedikit.  Serta didukung dengan menahan membeli keperluan yang dirasa belum terlalu mendesak.

Jika tidak anda juga bisa memulai dengan investasi emas yang anda cicil sedikit demi sedikit, kemudian jika sudah mencukupi anda bisa jual emas anda tersebut dan baru anda belikan kavling tanah. Baik emas maupun kavling tanah sebenarnya dua objek investasi yang paling direkomendasikan.

2.    Tidak Bisa dijual Cepat

Kavling tanah memang investasi yang menguntungkan dan banyak dibutuhkan. Hanya saja, ketika anda membutuhkan uang cepat, maka kavling tanah ini kurang cocok. Perlu diketahui bahwa proses jual beli kavling tanah ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar, bisa berminggu-minggu bahkan hingga bertahun-tahun.

Tentu hal tersebut karena prosesnya yang biasanya cukup panjang mulai dari negosiasi harga, kepengurusan dokumen dan hal-hal lainnya. Berbeda dengan emas, yang ketika anda butuh uang langsung datang ke toko emas atau ke Pegadaian maka anda sudah bisa mendapatkan uang cash dengan cepat.

3.    Investasi Jangka Menengah hingga Panjang

Jika anda ingin investasi jangka menengah ke panjang, maka investasi lahan tanah ini sangat cocok. Namun jika untuk investasi jangka pendek, maka kurang cocok. Kenaikan harga kavling tanah ini baru akan terlihat signifikan setelah lebih dari 5 tahun dari pembelian.

Jika anda ingin investasi jangka pendek, maka kurang cocok mengingat harga tanah yang belum begitu naik secara signifikan. Mungkin anda akan tetap mendapatkan untung hanya saja, keuntungannnya tidak sebanyak ketika dijual setelah beberapa tahun.

Nah, itulah kekurangan investasi kavling tanah yang bisa anda ketahui. Ternyata investasi tanah yang banyak diburu  banyak orang tersebut mempunyai kekurangan juga ya. Namun tidak menjadi masalah, selama anda mempercayakan investasi tersebut kepada yang tepat.