Jangan Asal Beli Kavling Tanah Bandung, Cek Resiko Ini

Beli Kavling Tanah Bandung – Jika di amati memang ada pergeseran tren dalam dunia investasi di tengah-tengah masyarakat, dulu banyak orang yang memilih emas atau objek investasi lainnya sebagai penyimpan harta benda mereka. Namun seiring dengan berjalannya waktu, tanah kavling menjadi salah satu objek investasi idaman bagi banyak orang.

Kavling tanah pada dasarnya sama dengan investasi tanah hanya saja secara ukuran lebih kecil. Asal-usul tanah kavling ini ialah dari tanah biasa yang dipecah-pecah menjadi beberapa bagian yang lebih kecil. Biasanya harga tanah kavling ini juga lebih terjangkau dibandingkan dengan tanah biasa.

Atas dasar itulah, mengapa sebagian besar orang mulai melirik kavling tanah ini sebagai salah satu objek investasi yang menguntungkan dan aman. Namun juga tidak sedikit yang menyesal membeli kavling tanag di lokasi tertentu karena sebelumnya tidak melakukan pengecekan resiko tanah kavlingnya.

Cek Resiko Sebelum Beli Tanah Kavling Bandung

Hal yang paling umum dilakukan oleh orang yang akan membeli tanah kavling ialah meninjau langsung lokasi tanah yang akan dibelinya. Kemudian memeriksa sertpikat tanah, namun tidak banyak orang yang memeriksa resiko yang bisa jadi terjadi pada tanah kavling tersebut. biasanya dari merek hanya tergiur dari harga yang murah dan langsung membelinya tanpa mempertimbangkan resiko di masa mendatang.

Adapun beberapa resiko yang sering mengintai pada kavling tanah ialah sebagai berikut:

Posisi Kavling Tanah

Posisi tanah kavling disatu sisi bisa menguntungkan namun sebaliknya juga bisa membahayakan. Posisi tanah ini jika anda tepat memilih yang strategis, maka tidak menutup kemungkinan di kemudian hari harga jual tanahnya naik berlipat. namun jika posisi tanahnya tidak menguntungkan atau cenderung membahayakan, maka kenaikan harga tanah tersebut mustahil terjadi, bisa-bisa anda malah rugi.

Posisi tanah yang berada di pinggir jurang, sungai atau pinggir kaki gunung misalnya, itu merupakan salah satu resiko yang harus dipertimbangkan karena bisa jadi ada potensi tanah longsor dan yang lainnya.

Bekas Area Persawahan

Termasuk jika tanah kavling yang dulunya bekas area persawahan, maka anda juga harus paham resiko kualitas airnya. Kualitas air di tanah bekas persawahan memang kurang bagus, terlebih digunakan sebagai sumber air minum. Airnya cenderung berbau besi.

Nah, ketika anda mendapatkan tawarakan kavling tanah di tempat seperti itu anda juga harus menanyakan kepada anda apakah bisa bertoleransi dengan resikio yang mengintai tersebut.

Akses Jalan Sempit

Tidak sedikit orang yang nekat membeli kavling tanah yang aksesnya jalannya sempit karena tergiur dengan harga kavling yang murah. alasan yang lumrah dikatakan ialah gak masalah hanya sebagai investasi dan yang penting dapat dengan harga yang murah.

Namun perlu dipahami bahwa akses jalan merupakan salah satu penentu penting terkait dengan harga tanah. Semakin bagus akses jalannya, maka kenaikan harganya pun juga semakin cepat. Sementara jika akses jalannya saja sempit, maka kenaikan harga belum tentu terjadi kalaupun terjadi jangka waktunya akan lama.

Tidak banyak orang yang berminat dengan tanah dengan akses jalan yang sempit. Apalagi jika nantinya akan digunakan sebagai pemukiman.

Itulah beberapa resiko beli tanah Kavling Bandung yang ternyata jarang dipikirkan sebelum membelinya. Memilih harga yang murah tentu boleh-boleh saja, hanya saja juga harus paham dengan resiko yang didapatkannya.